
“Setiap laporan ditindaklanjuti oleh perangkat daerah yang berwenang. Seluruh OPD bergerak bersama sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang cepat, tepat, dan efektif,” jelasnya.
Roem menegaskan, keberhasilan implementasi LONTARA Plus tidak hanya ditentukan oleh teknologi yang digunakan, tetapi juga oleh komitmen seluruh perangkat daerah dalam membangun budaya pelayanan yang responsif dan kolaboratif.
Menurutnya, dukungan penuh Wali Kota Makassar menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong percepatan transformasi digital di lingkungan Pemerintah Kota Makassar.
“Keberhasilan program ini tidak lepas dari komitmen kuat Bapak Wali Kota dalam mendorong transformasi digital sehingga seluruh perangkat daerah memiliki semangat yang sama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik,” tuturnya.
Selain dapat diakses secara gratis selama 24 jam, LONTARA Plus juga memungkinkan masyarakat memantau perkembangan penyelesaian laporannya secara real time, sehingga pelayanan publik menjadi lebih transparan dan akuntabel.
Paparan tersebut mendapat respons positif dari peserta Forum Komdigi. Sejumlah kepala Dinas Kominfo dari berbagai kota anggota APEKSI aktif berdiskusi mengenai pola koordinasi lintas OPD, mekanisme tindak lanjut pengaduan, hingga strategi membangun komitmen seluruh perangkat daerah dalam mendukung transformasi digital.





