
Menurutnya, perkembangan teknologi informasi menuntut media bergerak cepat, namun kecepatan tidak boleh mengorbankan akurasi dan prinsip-prinsip jurnalistik.
“Cepat belum tentu benar. Jangan sampai informasi sudah telanjur viral, baru kemudian media sibuk melakukan klarifikasi. Itu merugikan masyarakat maupun pihak yang diberitakan,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan JMSI Kabupaten Luwu Timur. Pemerintah Kabupaten Luwu Timur memandang JMSI sebagai mitra strategis dalam membangun ruang informasi publik yang sehat, transparan, dan konstruktif.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan insan media dapat terus diperkuat, terutama dalam mengawal pelaksanaan program pembangunan, pelayanan publik, serta iklim investasi yang berkembang di Kabupaten Luwu Timur.
“Kami berharap JMSI ikut mengawal seluruh program pembangunan, khususnya sektor investasi yang akan membawa manfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Luwu Timur,” ujarnya.
Melalui kepengurusan yang baru dilantik, JMSI Kabupaten Luwu Timur berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, meningkatkan kapasitas perusahaan media siber, menjaga marwah profesi jurnalistik, serta menghadirkan informasi yang akurat, kredibel, dan bermanfaat bagi masyarakat. *(FZ)*





