
Dekranasda Kota Makassar juga ambil bagian dalam Festival Kuliner Satu Kota 1000 Rasa dengan melibatkan 115 pelaku UMKM lokal yang menyajikan beragam kuliner khas daerah kepada ribuan pengunjung.
“Kami ingin ke depan semakin banyak lagi kreativitas maupun produk-produk kreatif lokal dan pengrajin binaan dari Dekranasda Kota Makassar bisa dipasarkan lebih luas,” katanya.
Melinda menilai HUT Dekranas menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif Makassar di tingkat nasional. Namun, menurutnya, pekerjaan utama justru dimulai setelah kegiatan berakhir, yakni memastikan pembinaan terhadap pelaku UMKM terus berjalan agar kualitas produk semakin meningkat dan mampu menembus pasar yang lebih luas.
Sebagai tindak lanjut, Dekranasda Kota Makassar akan memperkuat program pengembangan industri wastra melalui pelatihan calon penenun bekerja sama dengan Cita Tenun Indonesia (CTI).
Program tersebut menargetkan sekitar 20 peserta yang telah memiliki kemampuan dasar menenun untuk mengikuti pelatihan selama satu tahun. Dari jumlah tersebut, saat ini telah terjaring sekitar 10 calon penenun.





