
“Secara keseluruhan, perputaran ekonomi yang dihasilkan dari penyelenggaraan HKG PKK ke-54 dan HUT Dekranas ke-46 diperkirakan mencapai lebih dari Rp100 miliar. Ini menunjukkan bahwa event nasional mampu menjadi instrumen strategis dalam menggerakkan ekonomi daerah melalui sektor perdagangan, jasa, pariwisata, dan ekonomi kreatif,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan HKG PKK ke-54 dan HUT Dekranas ke-46 sehingga seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Sebelumnya, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Selatan, Anggiat Sinaga, mengungkapkan hampir seluruh hotel di Makassar merasakan dampak positif dari penyelenggaraan dua agenda nasional tersebut.
Menurutnya, tingkat okupansi hotel selama kegiatan berlangsung mencapai 85 hingga 90 persen, meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan kondisi normal yang berkisar 40 hingga 45 persen.
“Kami berterima kasih, ini merupakan event yang mampu menghadirkan pemerataan tingkat hunian hotel di Kota Makassar,” kata Anggiat. (*)





