
Asminullah menyebut seluruh pembayaran pajak di Bapenda saat ini telah dilakukan secara non-tunai dan langsung disetorkan ke bank sehingga tidak ada lagi penerimaan uang tunai oleh petugas.
“Kalau kami sebenarnya sudah 100 persen digitalisasi. Tidak ada lagi penerimaan uang tunai di Bapenda. Kalaupun masyarakat datang ke loket, pembayaran tetap dilakukan langsung melalui bank,” jelasnya.
Ia menambahkan, kemudahan layanan digital tersebut mulai berdampak positif terhadap penerimaan daerah. Hingga triwulan II Tahun 2026, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar meningkat lebih dari Rp100 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Kalau kepatuhan masyarakat semakin baik, tentu berdampak pada peningkatan PAD. Hingga triwulan kedua, capaian kita sudah meningkat sekitar Rp100 miliar lebih dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” pungkasnya. (*)





