MakassarNews

Makassar Jadi Pilot Project Digital Bansos, Penyaluran Bantuan Bakal Berbasis Data

“Melalui aplikasi Perlinsos, seluruh indikator masyarakat dimasukkan. Selanjutnya sistem yang menghitung dan menentukan apakah seseorang layak menerima bantuan atau tidak. Jadi bukan lagi manusia yang menentukan, melainkan berdasarkan hasil pengolahan data di aplikasi,” jelasnya.

Menurut Masri, sistem tersebut menggunakan beragam indikator kesejahteraan, mulai dari kondisi tempat tinggal, daya listrik, hingga variabel sosial ekonomi lainnya yang telah ditetapkan oleh Kementerian Sosial.

Ia menambahkan, kehadiran Perlinsos menjadi penyempurnaan dari sistem pendataan sebelumnya yang masih mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Dengan sistem yang lebih komprehensif, data penerima bantuan diharapkan semakin akurat sehingga bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

BACA JUGA  Munafri Arifuddin Terpilih Aklamasi Jadi Ketua IKA FH Unhas Periode 2025–2029

“Aplikasi Perlinsos diharapkan menjadi solusi karena menggunakan lebih banyak indikator. Seluruh data dihitung secara otomatis sehingga penerima bantuan benar-benar sesuai kondisi riil masyarakat,” katanya.

Untuk mendukung implementasi program tersebut, Pemerintah Kota Makassar menargetkan pembentukan sekitar 6.000 agen digital yang akan mendampingi masyarakat saat proses pendataan menggunakan aplikasi Perlinsos.

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4 5Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button