
Ia menilai kolaborasi antara perguruan tinggi dan alumni memiliki peran strategis dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan, khususnya dalam penguatan ekonomi syariah dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Sementara itu, Ketua IKA FEBI, Mega Oktaviany, Ph.D., menyebut pelantikan kepengurusan baru menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi alumni dalam mendukung pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.
“Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi alumni FEBI untuk terus berkontribusi aktif, tidak hanya bagi almamater, tetapi juga bagi penguatan ekonomi syariah di tengah tantangan krisis global,” ujarnya.
Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Seminar Nasional yang mengangkat konsep Green Jihad, sebuah gagasan yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan ekonomi berkelanjutan.
Diskusi dipandu oleh Dr. Supriadi, S.E.I., M.E.I., dan menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai disiplin ilmu, yakni Prof. Dr. H. Didin S. Damanhuri, S.E., M.S., D.E.A., Prof. Dr. Drs. Adv. Ganjar Razuni, S.H., M.Si., serta Assoc. Prof. Dr. MT. Natalis Situmorang.





