
BKPSDM akan menerapkan AKSI ASN secara bertahap dengan melakukan uji coba di sejumlah OPD sebelum diimplementasikan di seluruh perangkat daerah. Pendekatan tersebut dilakukan agar sistem dapat terus dievaluasi dan disempurnakan sesuai kebutuhan organisasi.
Saat ini, BKPSDM juga mulai memetakan kebutuhan pelatihan di setiap OPD, termasuk kecamatan dan dinas, sebagai dasar penyusunan program pengembangan kompetensi ASN pada tahun-tahun mendatang.
Selain menghadirkan sistem pengembangan kompetensi berbasis digital, BKPSDM turut memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) sebagai media promosi dan sosialisasi proyek perubahan.
Bersama delapan peserta Pelatihan Kepemimpinan dari Kota Makassar, teknologi AI digunakan untuk menyajikan materi proyek perubahan secara lebih menarik dan mudah dipahami, baik oleh ASN maupun masyarakat.
“AI kami gunakan agar penyampaian materi proyek perubahan lebih menarik. Ini bagian dari promosi supaya pesan yang ingin kami sampaikan bisa lebih mudah dipahami,” ujar Memi.
Ia menambahkan, pemanfaatan AI juga sejalan dengan arah kebijakan digitalisasi yang terus didorong Pemerintah Kota Makassar.





