EducationMakassarNews

Mahasiswa Unhas Menjawab Tantangan Stunting Desa Pesisir Dengan Pendekatan One Health

Ketua Tim PPK Ormawa HIMAKAHA Unhas, Rahmat Satrio, menjelaskan bahwa keterlibatan mahasiswa Kedokteran Hewan dalam program ini berangkat dari keilmuan veteriner yang memiliki keterkaitan erat dengan kesehatan masyarakat.

“Persoalan stunting dan diare berkaitan dengan keamanan pangan, kesehatan lingkungan, dan kesehatan manusia yang saling memengaruhi. Melalui pendekatan One Health, kami berkontribusi dalam mendorong keamanan pangan asal hewan, edukasi kesehatan lingkungan, serta kolaborasi lintas disiplin untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,” jelas Rahmat.

BACA JUGA  MTQM Unhas 2026 Resmi Dibuka, Diikuti 222 Finalis dari Berbagai Fakultas

Keberlanjutan program menjadi bagian penting dalam desain OCEANS. Tim mengembangkan aplikasi GiziTa sebagai sarana pemantauan status gizi yang dapat digunakan masyarakat secara mandiri tanpa harus bergantung pada kehadiran mahasiswa. Selain itu, pelatihan kader Posyandu dilakukan untuk memperkuat kemampuan deteksi dini stunting sehingga pendampingan dapat terus dilaksanakan oleh masyarakat setempat.

Melalui pendekatan tersebut, Program OCEANS berupaya membangun ekosistem pencegahan stunting yang memanfaatkan potensi lokal sekaligus menjawab tantangan kesehatan khas wilayah pesisir. Pengalaman di Desa Popo menunjukkan bahwa keberadaan sumber protein hewani merupakan modal penting, tetapi perlu didukung oleh lingkungan yang sehat, perilaku hidup bersih, keamanan pangan, dan keterlibatan masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal bagi tumbuh kembang anak.

BACA JUGA  Peringatan HKG ke 52, Pj Sekda Terima Apresiasi Langsung dari Ketua TP PKK Kota Makassar

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button