
Menurut Prof. JJ, kolaborasi dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) merupakan langkah strategis untuk mempersempit kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri. Sinergi tersebut memungkinkan riset lebih aplikatif, membuka ruang pembelajaran berbasis pengalaman, sekaligus memperluas peluang mahasiswa membangun kompetensi yang relevan dengan dinamika ekonomi global.
Melalui kuliah umum yang berlangsung pada Senin (03/08) di Ruang Senat Lantai 2 Gedung Rektorat, Kampus Unhas Tamalanrea, Unhas dan APINDO membuka ruang kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia usaha dalam menyiapkan generasi yang siap menghadapi disrupsi global.
Gagasan yang mengemuka dalam forum ini sekaligus mempertegas komitmen terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kompetensi masa depan, SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pengembangan kewirausahaan dan penciptaan lapangan kerja, serta SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui sinergi antara perguruan tinggi, dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat. (*/mir)





