
Sementara itu, IKNB juga tumbuh positif. Pembiayaan perusahaan pembiayaan mencapai Rp19,39 triliun, tumbuh 3,56 persen. Modal ventura mencapai Rp389 miliar atau tumbuh 3,48 persen, sedangkan fintech P2P lending mencapai Rp2,64 triliun atau tumbuh 29,64 persen.
Pertumbuhan tertinggi tercatat pada industri pergadaian dengan pembiayaan Rp12,58 triliun, tumbuh 44,83 persen. Dana pensiun memiliki aset Rp1,71 triliun, nilai penjaminan mencapai Rp1,03 triliun, sedangkan premi asuransi tumbuh 30,63 persen menjadi Rp1,26 triliun.
Di sisi perlindungan konsumen, OJK terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan. Sepanjang Januari-Juli 2026, sebanyak 198 kegiatan edukasi keuangan digelar dan menjangkau 2.204.391 peserta di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Kegiatan tersebut menyasar pelajar, mahasiswa, ASN, TNI, pelaku UMKM, perempuan, komunitas, santri, tenaga pendidik hingga karyawan. Edukasi diarahkan agar masyarakat semakin memahami pengelolaan keuangan yang sehat serta mampu mengenali dan menghindari aktivitas keuangan ilegal.
Dalam periode yang sama, OJK menerima 1.941 layanan konsumen. Layanan terbanyak berkaitan dengan restrukturisasi sebanyak 342 layanan, pelaporan SLIK 331 layanan, dan perilaku petugas penagihan 277 layanan.





