MakassarNews

Jelajah Sampah Rampungkan 14 Kecamatan, 1,5 Ton Sampah Berhasil Dikumpulkan

“Pengelolaan sampah di Kota Makassar diarahkan untuk semakin memperkuat prinsip pilah dari sumber, olah yang masih dapat dimanfaatkan, dan hanya mengirim residu ke tempat pemrosesan akhir,” jelasnya.

Jelajah Sampah juga dikemas dengan pendekatan edukatif dan interaktif. Pada sesi indoor, peserta mendapatkan edukasi serta pelatihan pengolahan sampah, seperti pembuatan kompos menggunakan biopori dan komposter, pengolahan sampah organik menggunakan maggot, hingga pembuatan eco-enzyme.

Sementara kegiatan outdoor diisi dengan talk show, diskusi mengenai persoalan persampahan, pameran produk daur ulang, aksi plogging, serta penimbangan sampah yang berhasil dikumpulkan.

BACA JUGA  Pjs Wali Kota Makassar Andi Arwin Azis Pimpin Rapat Persiapan HUT ke-417 Kota Makassar

Konsep tersebut dirancang agar edukasi pengelolaan sampah dapat menjangkau berbagai kelompok, mulai dari pelajar, komunitas, kader, hingga masyarakat umum.

“Melalui Jelajah Sampah, masyarakat diajak mengenal lebih dekat persoalan sampah di wilayahnya sekaligus belajar bagaimana menjadi bagian dari solusinya,” ujar Helmy.

Ia menegaskan, keberhasilan program tidak semata-mata dilihat dari jumlah sampah yang berhasil dikumpulkan. Hal yang lebih penting adalah tumbuhnya perubahan perilaku masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah secara mandiri.

Lihat Semua

BACA JUGA  Soft Opening, Pete-pete Laut Jadi Solusi Mobilitas Warga Kepulauan Sangkarrang
Previous page 1 2 3 4 5Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button