
“Di beberapa wilayah tahun ini, Dinas PU juga sudah merencanakan membuat SPAM seperti ini di 13 titik tambahan lagi yang harus kita maksimalkan di wilayah-wilayah yang sangat terdampak,” jelasnya.
Munafri mengatakan, pembangunan tersebut akan diarahkan ke wilayah yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat memasuki musim kemarau.
“Hitungan kita ini lumayan panjang musim keringnya dan sangat kering. Memang dibutuhkan supporting, khususnya daerah-daerah yang pada musim biasa saja susah air, apalagi musim kering,” ungkapnya.
Karena itu, Pemkot Makassar akan melakukan pemetaan terhadap wilayah yang membutuhkan dukungan fasilitas air bersih. Munafri juga meminta jajaran kecamatan memberikan masukan terkait lokasi dengan tingkat kebutuhan air yang tinggi agar pembangunan SPAM berikutnya tepat sasaran.
“Makanya dari peninjauan ini, kita mau lihat juga di Cambaya dan melihat masukan dari Pak Camat, di mana lagi lokasi yang sangat membutuhkan untuk kita bisa buat,” tuturnya.
Dalam peninjauan tersebut, Munafri memastikan distribusi air dari SPAM Cambaya berjalan dengan melibatkan masyarakat sebagai pengelola. Air dari sumur bor didistribusikan secara mandiri untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga warga sekitar.





