
“Dalam konteks tersebut, digitalisasi dapat menjadi enabler yang strategis. Memanfaatkan teknologi digital memungkinkan informasi dan edukasi keuangan syariah dapat menjangkau masyarakat dengan lebih mudah, cepat, dan luas, kapan pun dan di mana pun,” ujarnya.
EKSiS 2026 berlangsung selama empat hari dengan menghadirkan 34 booth Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) syariah serta enam booth produk halal dan ekosistem syariah. Selain pameran, masyarakat juga dapat mengikuti berbagai sesi edukasi dan talkshow yang dikemas secara menarik dan inspiratif.
Melalui EKSiS 2026, OJK menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi, inovasi, dan digitalisasi dalam memperluas akses keuangan syariah. Pengembangan produk yang kompetitif, perluasan jaringan layanan, serta penguatan literasi berbasis komunitas dan pendidikan keagamaan diharapkan dapat membuat keuangan syariah semakin inklusif dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat serta perekonomian nasional. (*)





