
Ia menjelaskan bahwa infeksi saluran akar bermula dari proses karies yang tidak tertangani hingga berkembang menjadi inflamasi dan nekrosis pulpa. Kondisi tersebut kemudian memungkinkan mikroorganisme masuk dan membentuk komunitas dalam saluran akar.
Menurutnya, tantangan endodontik tidak sekadar membasmi bakteri, tetapi juga memahami mikroorganisme yang masih hidup, menjangkau anatomi saluran akar yang kompleks, mengendalikan biofilm, serta memastikan keberhasilan perawatan berdasarkan data mikrobiologis, klinis, dan radiografis.
Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan dinilai membuka peluang menuju perawatan endodontik yang lebih presisi dan berorientasi pada pasien. Konsep tersebut sejalan dengan P4 Dentistry, yakni personalized, predictive, preventive, dan participatory dentistry.
Bahan Alam untuk Terapi Penyakit Periodontal
Sementara itu, Prof. Dr. Asdar, Guru Besar Ilmu Periodontologi Fakultas Kedokteran Gigi, membahas “Pemanfaatan Bahan Alami sebagai Terapi Pendukung dalam Perawatan Penyakit Periodontal”.
Ia menjelaskan penyakit periodontal sebagai masalah kesehatan yang bersifat kompleks dan multifaktorial. Penyakit ini tidak hanya menyerang jaringan penyangga gigi, tetapi juga berpotensi berkaitan dengan gangguan kesehatan sistemik.





