
Pemerintah tetap harus memastikan masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut memperoleh pelayanan dan pemenuhan kebutuhan dasar yang memadai.
Karena itu, selain meninjau rumah-rumah warga, Munafri turut mengecek kondisi lingkungan serta rencana pengembangan infrastruktur, terutama fasilitas yang berkaitan dengan penyediaan air bersih.
“Setelah penampilannya, terus kita akan perhatikan keadaan masyarakatnya. Pemerintah harus hadir di setiap persoalan-persoalan masyarakat,” tegasnya.
Pemkot Makassar memastikan penataan kawasan akan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai unsur. Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dinilai penting untuk mempercepat pembenahan kawasan permukiman padat.
Melalui penataan tersebut, Pemkot Makassar berharap perubahan di Kampung Warna-Warni Buloa tidak sekadar menghasilkan lingkungan yang lebih berwarna, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas hidup warga melalui perhatian terhadap kebersihan, kenyamanan dan kebutuhan dasar masyarakat.
Kawasan tersebut pun diharapkan dapat menjadi salah satu contoh bagaimana kolaborasi lintas pihak mampu mengubah wajah permukiman sekaligus memberikan manfaat langsung bagi warga. (*)





