
Direktur Operasional Perumda Parkir Makassar Raya Andi Ryan Adrianto menegaskan, setiap rencana pembangunan akan melalui kajian teknis dan operasional.
Kajian tersebut mencakup potensi kebutuhan parkir, kapasitas kendaraan, pola pergerakan dan sirkulasi, hingga sistem pengelolaan yang paling sesuai dengan karakteristik masing-masing kawasan.
“Setiap lokasi tentunya membutuhkan kajian yang matang, baik dari sisi teknis maupun operasional. Kami akan memastikan kapasitas, pola sirkulasi kendaraan, kebutuhan pengguna, serta sistem pengelolaannya dapat berjalan secara optimal,” jelasnya.
Untuk mendukung rencana tersebut, Perumda Parkir Makassar Raya telah menyiapkan proposal, kajian teknis, serta estimasi kebutuhan anggaran. Dokumen tersebut akan menjadi bahan pertimbangan Pemkot Makassar dalam menentukan tahapan pembangunan dan lokasi yang menjadi prioritas.
Pengembangan fasilitas parkir ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan keterbatasan ruang kendaraan. Lebih jauh, penataan parkir diarahkan menjadi bagian dari pembenahan tata kota, pengendalian lalu lintas, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga optimalisasi pendapatan daerah.





