
Dari Maros, rombongan kemudian melanjutkan ziarah ke kompleks pemakaman Raja-raja Gowa di Kelurahan Katangka, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, untuk mengunjungi makam Sultan Hasanuddin.
Rektor Unhas, Prof. Dr. Jamaluddin Jompa, M.Sc., mengatakan kunjungan tersebut memiliki makna khusus bagi universitas. Nama Universitas Hasanuddin sendiri diambil dari nama Sultan Hasanuddin, salah satu tokoh perjuangan yang memiliki tempat penting dalam sejarah Sulawesi Selatan.
Menurut Prof. Jamaluddin, nilai perjuangan dan keteladanan Sultan Hasanuddin perlu terus dipahami oleh generasi Unhas, bukan sekadar sebagai pengetahuan sejarah, tetapi juga sebagai nilai yang dapat diterapkan dalam kehidupan akademik dan pengabdian kepada masyarakat.
“Saya minta kita memaknai sejarah bukan hanya untuk mengetahui mereka yang sudah mendahului kita, tetapi juga mengingat dan mengimplementasikan setiap perbuatan dan setiap aksi yang dilakukan para pendahulu kita,” katanya.
Untuk memperkuat pemahaman tersebut, Prof. Jamaluddin mendorong penyusunan buku yang mengulas sejarah Sultan Hasanuddin secara lebih lengkap dan mendalam.





