
Pemerintah kota memberikan waktu sekitar satu minggu kepada pihak terkait untuk menyusun rencana strategis tersebut. Jika skema telah disepakati, penerapannya diharapkan mulai diuji di sejumlah SPBU pada awal pekan depan.
Minta Seluruh Nozzle dan Operator Dioptimalkan
Appi juga meminta seluruh fasilitas pengisian BBM di SPBU dioptimalkan. Setiap nozzle yang tersedia diharapkan dapat digunakan, dengan dukungan operator yang bekerja maksimal.
Jika keterbatasan tenaga operator menjadi kendala, ia membuka opsi pelibatan sumber daya pemerintah kota setelah melalui pelatihan singkat.
Selain itu, Appi mendorong SPBU beroperasi secara optimal selama 24 jam agar antrean tidak menumpuk pada jam-jam tertentu.
Menurutnya, berdasarkan penjelasan Pertamina, persoalan yang terjadi bukan semata-mata karena stok BBM, tetapi juga berkaitan dengan pola pengelolaan dan pelayanan di lapangan.
“Informasi dari Pak GM bahwa BBM cukup. Artinya, manajemennya, manajerial yang harus kita lakukan untuk menyelesaikan persoalannya,” ujar Appi.
Antrean Mulai Ganggu Pelayanan Publik
Appi menilai kondisi antrean BBM saat ini bukan situasi normal sehingga membutuhkan pola penanganan yang lebih terukur. Dampaknya bahkan mulai dirasakan kendaraan pengangkut sampah milik Pemerintah Kota Makassar.





