
Menurutnya, penerapan ganjil-genap tanpa pengecualian berpotensi membatasi ruang gerak pengemudi ojol dalam mencari penumpang maupun menjalankan layanan pengantaran.
Kondisi tersebut dinilai dapat semakin menekan pendapatan mereka, terlebih setelah sebelumnya terdampak antrean panjang BBM di sejumlah SPBU.
“Sekarang ini baru kita lihat, setelah dia berkurang, mungkin saudara-saudara kita, teman-teman ojol ini bisa dibuatkan kebijakan supaya diberikan kebebasan untuk tidak harus ganjil-genap,” jelasnya.
Minta Identitas Khusus bagi Ojol
Meski mendorong relaksasi, Appi menekankan bahwa kebijakan tersebut harus memiliki mekanisme pelaksanaan yang jelas agar tidak menimbulkan persoalan baru.
Ia meminta koordinasi antara Pertamina, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pengelola SPBU, dan satuan tugas terkait untuk memastikan aturan khusus bagi ojol dapat diterapkan secara tegas.
“Artinya, perlu koordinasi pihak Pertamina, Pemprov dan pemilik SPBU serta satgas agar kebijakan khusus untuk ojol harus memiliki petunjuk pelaksanaan yang tegas sehingga tidak menimbulkan hal yang tidak diinginkan,” bebernya.





