
Appi juga mengusulkan penggunaan tanda atau identitas khusus bagi kendaraan ojol yang memperoleh pengecualian. Identitas tersebut diharapkan memudahkan petugas melakukan verifikasi di lapangan sekaligus mencegah fasilitas dimanfaatkan oleh pihak yang tidak berhak.
“Ini perlu dipastikan petunjuk pelaksanaannya supaya benar-benar kepada ojol itu tidak salah sasaran atau tidak dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang mau main-main lagi di dalam situ,” imbuh Munafri.
Pertamina Diminta Antisipasi Kekurangan Pasokan
Selain persoalan ojol dan ganjil-genap, Appi meminta Pertamina memastikan ketersediaan BBM bersubsidi di setiap SPBU sesuai dengan tingkat kebutuhan masyarakat.
Ia menilai penambahan kuota tidak seharusnya baru dilakukan setelah terjadi kelangkaan atau antrean panjang. Menurutnya, Pertamina perlu memiliki perhitungan yang lebih akurat terhadap pola konsumsi masyarakat di masing-masing wilayah.
“Perlu antisipasi, selalu pada saat kurang, kuotanya ditambah. Artinya, kebutuhan masyarakat ini kan, saya pikir Pertamina sudah tahu berapa konsumsi, tingkat konsumsi, dan sebagainya yang harus disediakan,” saran Appi.





