
“Tidak bisa dipajang semua. Ada beberapa produk yang diminta untuk tinggal di tempat KKN karena sangat bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Menurut Sulaeha, kondisi tersebut menunjukkan bahwa sebagian hasil KKN telah langsung dimanfaatkan oleh masyarakat. Karena itu, Expo KKN ke depan tidak hanya diarahkan sebagai ruang pamer, tetapi juga menjadi titik awal untuk menentukan produk yang memiliki potensi pengembangan.

Lebih lanjut Suleha mengatakan Unhas akan memprioritaskan produk tertentu untuk mendapatkan pendampingan usaha melalui kolaborasi dengan bidang inovasi dan pengembangan bisnis. Dengan demikian, luaran KKN dapat diarahkan untuk berkembang menjadi kegiatan usaha yang memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Selain itu, Sulaeha juga melihat adanya perkembangan dari sisi inovasi dibandingkan pelaksanaan KKN sebelumnya. Kemajuan informasi dan teknologi membuat mahasiswa semakin mampu menghasilkan produk yang lebih beragam dan inovatif sesuai kebutuhan masyarakat.(*/ams)





