MakassarNews

Urai Antrean Solar, Pemkot Makassar dan Pertamina Siapkan Empat Klaster SPBU

Pertamina berencana memprioritaskan pelayanan Solar di kawasan tersebut, termasuk melakukan rekonfigurasi nozzle untuk meningkatkan kapasitas pelayanan.

“Di Klaster Pelabuhan ini karena memang mayoritas konsumennya adalah truk dan juga armada logistik, sehingga ini akan kami prioritaskan produk Solar, termasuk nanti rekonfigurasi nozzle,” jelasnya.

Berbeda dengan klaster lainnya, pengisian Solar di kawasan pelabuhan tidak akan dibatasi berdasarkan jam. Kebijakan tersebut mempertimbangkan aktivitas kendaraan logistik yang menyesuaikan dengan jadwal bongkar muat dan kedatangan kapal.

BACA JUGA  Pertamina Patra Niaga Sulawesi Perkuat Operational Excellence di Sektor Aviasi Lewat Penandatanganan LTSA Pemeliharaan Tructive Refueller dan Pengadaan Ban di Jakarta

“Untuk Klaster Pelabuhan ini tidak ada jam pembatasan waktu pembeliannya. Prioritasnya untuk angkutan logistik,” ungkap Deny.

Selanjutnya, Klaster Perintis mencakup kawasan dari Bandara Sultan Hasanuddin di Sudiang hingga wilayah sekitar Universitas Hasanuddin (Unhas).

Empat SPBU yang masuk dalam klaster ini diprioritaskan sebagai pusat pelayanan Solar, yakni SPBU Pintu 1 Unhas, SPBU Tamalanrea atau depan BTP, SPBU Perintis KM 16, serta SPBU KM 18/Pai.

Namun, Pertamina tetap memberlakukan pembatasan waktu pengisian Solar di kawasan tersebut.

BACA JUGA  Hilal Terlihat di Arab Saudi, Tetapkan 1 Ramadan 18 Februari

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4 5 6Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button