
Sementara itu, klaster keempat masih dalam tahap finalisasi oleh Pertamina sebagai bagian dari penataan pelayanan Solar di seluruh wilayah Kota Makassar.
Deny menyebut kondisi antrean BBM di Makassar saat ini sudah cenderung normal. Meski demikian, pengaturan tetap dilakukan agar kondisi tersebut dapat dipertahankan.
“Antrean di Kota Makassar sekarang sudah cenderung normal. Kami juga memperketat terutama dengan kebijakan ganjil-genap yang sudah diberlakukan,” ujar Deny.
Ia menambahkan, konsumsi Pertalite maupun Solar saat ini berada dalam kondisi normal. Namun, Solar masih menjadi perhatian karena antrean kendaraan besar perlu diatur agar tidak berdampak pada pengguna jalan lainnya.
25 SPBU Sempat Beroperasi 24 Jam
Dalam pertemuan tersebut, Pertamina juga memaparkan penyesuaian operasional SPBU selama terjadi peningkatan antrean BBM di Makassar.
Dari total 45 SPBU yang beroperasi di Kota Makassar, sebanyak 25 SPBU sempat dibuka selama 24 jam untuk mengantisipasi lonjakan antrean.
Dalam kondisi normal, hanya sekitar 11 SPBU yang beroperasi selama 24 jam. Seiring kondisi antrean mulai kembali terkendali, konfigurasi operasional tersebut secara bertahap dikembalikan.





