
Community Development Officer PT Vale, Salwa, mengatakan pengembangan UMKM menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan melalui peningkatan kapasitas, pendampingan usaha, serta pembukaan akses terhadap jejaring pasar.
“PT Vale terus melakukan pelatihan dan pendampingan serta membantu memperluas jejaring pasar agar produk UMKM binaan dapat semakin dikenal masyarakat,” ujar Salwa.
Menurut Salwa, keikutsertaan dalam Kriyanusa juga memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk mengenali karakter dan potensi pasar di luar daerah asal mereka.
“Kriyanusa menjadi peluang bagi UMKM binaan dari tiga wilayah kehadiran PT Vale untuk belajar dan melihat pasar yang lebih luas. Dari sini, mereka dapat mengenali berbagai peluang dan potensi pasar di luar Sulawesi,” tambahnya.
*Dari Penguatan Kapasitas hingga Akses Pasar*
Sebelum membawa produk UMKM binaan ke pameran nasional, PT Vale menjalankan berbagai program pengembangan kapasitas yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.
Di Pomalaa, misalnya, pendampingan mencakup pengembangan pertanian organik dengan metode System of Rice Intensification (SRI), penguatan kapasitas Kelompok Wanita Tani (KWT), hingga pengembangan berbagai produk pangan olahan. Dukungan juga diberikan melalui penyediaan sarana penunjang produktivitas, seperti mesin penggiling padi serta peralatan pengolahan pangan.





