MakassarNews

Makassar Jadi Pilot Project, RSUD Daya Siapkan 24 Layanan Hadapi Reformasi Sistem JKN

“Kalau kita sudah berbicara mengenai rujukan berbasis layanan kompetensi, tidak ada lagi istilah A, B, C. Misalnya jantung, kulit, atau muskuloskeletal, itu langsung dirujuk ke rumah sakit yang punya layanan tersebut. Nanti sistem yang melakukan,” jelasnya.

“Artinya, rujukan akan mengikuti diagnosis yang diberikan oleh fasilitas kesehatan yang merujuk,” sambungnya.

Dalam skema tersebut, ketepatan diagnosis di fasilitas kesehatan tingkat pertama menjadi salah satu faktor penting. Dokter yang menangani pasien harus mampu menentukan diagnosis dan kebutuhan layanan sebelum sistem mengarahkan rujukan ke rumah sakit dengan kompetensi yang sesuai.

BACA JUGA  Dekranasda Makassar Hadir di Puncak HUT ke-45 Dekranas: Melinda Aksa Dorong Perajin Naik Kelas dan Perluas Pasar

“Yang harus dilatih betul-betul itu dokter faskes kesehatan. Kami (RSUD) ini hanya menyiapkan SDM dan sarana dan prasarana kesehatan (sarprasnya),” kata dr. Any.

Untuk mendukung mekanisme tersebut, RSUD Daya telah menyiapkan 24 layanan kompetensi sesuai standar Kementerian Kesehatan. Seluruh layanan itu disebut telah memenuhi standar mulai dari tingkat dasar hingga madya.

“Untuk saat ini, dari 24 layanan yang ditetapkan itu, semuanya sudah memenuhi standar mulai dari dasar sampai dengan madya,” ungkapnya.

BACA JUGA  Wawali Makassar Tegaskan Komitmen Perkuat Program JKN bagi Pensiunan dan Lansia

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button