
Data yang tersedia mencakup perkembangan pembiayaan, kualitas pembiayaan, karakteristik sektor ekonomi dan wilayah, hingga kontribusi masing-masing sektor jasa keuangan dalam mendukung UMKM.
Dian menegaskan, kualitas kebijakan sangat bergantung pada kualitas informasi yang menjadi dasar pengambilannya.
“Kebijakan yang baik harus dibangun di atas data yang baik. Karena itu, diperlukan basis informasi yang mampu menggambarkan perkembangan pembiayaan UMKM secara lebih utuh, baik dari aspek pertumbuhan, kualitas pembiayaan, karakteristik sektoral, maupun peran masing-masing sektor jasa keuangan,” ujarnya.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, OJK menerbitkan Laporan Perkembangan Kinerja Pembiayaan UMKM secara berkala setiap semester. Laporan ini diharapkan menjadi referensi bagi regulator, pemerintah, industri jasa keuangan hingga pelaku usaha dalam melihat kondisi pembiayaan UMKM secara lebih menyeluruh.
Informasi dalam laporan disusun berdasarkan segmentasi UMKM, sektor ekonomi dan wilayah. OJK juga menyediakan publikasi semesteran, infografis bulanan serta data yang lebih rinci melalui Portal Data OJK.





