
Pemkot Targetkan Serapan Anggaran di Atas 90 Persen
Untuk mengidentifikasi kendala realisasi belanja, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang terdiri atas Bappeda, BPKAD, Inspektorat, serta Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) memanggil pimpinan empat SKPD dengan kinerja penyerapan anggaran terendah.
Pemkot Makassar menargetkan realisasi penyerapan anggaran belanja dan pendapatan dapat melampaui 90 persen hingga akhir tahun anggaran. Upaya tersebut turut didorong melalui penyesuaian program dalam APBD Perubahan 2026.
Andi Zulkifly menekankan pentingnya analisis mendalam terhadap faktor yang menyebabkan lambatnya realisasi anggaran. Menurutnya, kendala pada masing-masing perangkat daerah perlu segera diatasi agar tidak menghambat pencapaian target pembangunan kota.
Perubahan Regulasi Pengadaan Jadi Perhatian
Selain persoalan internal, dinamika pembaruan aturan pengadaan barang dan jasa oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) disebut menjadi salah satu kendala teknis dalam pelaksanaan program.
Menanggapi hal tersebut, Andi Zulkifly meminta setiap SKPD membentuk tim kecil yang memiliki kompetensi dan memahami regulasi terbaru. Langkah ini diharapkan dapat memperlancar proses pengadaan serta mencegah keterlambatan pelaksanaan kegiatan.





