
Dalam forum bertema From Knowledge to Collective Action: Strengthening Climate-Responsive and Well-Financed ECD Systems in Asia-Pacific tersebut, Appi menjadi salah satu pemateri dalam diskusi panel mengenai kepemimpinan lokal dan pelibatan masyarakat dalam pengembangan anak usia dini.
Ia menjelaskan, pengembangan PAUD-HI di Makassar sejalan dengan visi pembangunan kota, yakni Makassar Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan.
Pelaksanaannya melibatkan berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, perlindungan anak, sosial, lingkungan hidup, hingga pemberdayaan keluarga dan masyarakat.
“Pendekatan ini kami perkuat melalui keterlibatan Bunda PAUD dan kelompok kerjanya di tingkat kota, kecamatan, hingga kelurahan, bersama TP PKK, tenaga kesehatan, organisasi profesi, perguruan tinggi, dunia usaha, serta berbagai mitra pembangunan,” jelasnya.
Sepanjang 2025 hingga 2026, seluruh satuan PAUD di bawah kewenangan Dinas Pendidikan Kota Makassar telah mendapatkan pendampingan penerapan PAUD-HI. Selain itu, lebih dari 1.000 guru serta seluruh Bunda PAUD tingkat kecamatan dan kelurahan telah mengikuti pelatihan untuk meningkatkan kapasitas pendampingan tumbuh kembang anak.





