
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat turut diingatkan agar lebih bijak dalam berbelanja, terutama di tengah banyaknya promosi dan potongan harga. Keputusan pembelian sebaiknya didasarkan pada kebutuhan dan kemampuan finansial, bukan sekadar mengikuti keinginan atau penawaran yang menarik.
Sebagai bagian dari edukasi, terdapat tiga pesan utama yang ditekankan dalam membangun perilaku keuangan sehat. Pertama, membiasakan diri menyisihkan uang untuk ditabung. Kedua, terus belajar memahami produk keuangan, mengenali risiko, dan mengambil keputusan secara bijak. Ketiga, membangun tabungan karakter melalui kejujuran, ilmu pengetahuan, dan akhlak yang baik.
Melalui edukasi tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya memiliki kebiasaan menabung, tetapi juga mampu mengelola keuangan secara bertanggung jawab, memahami perlindungan simpanan, serta berkontribusi menjaga stabilitas sistem keuangan menuju Indonesia Emas 2045. (*)





