
“Program-program OPD harus sampai ke masyarakat, bisa mengetahui dan memahami manfaatnya melalui informasi yang disampaikan secara efektif,” jelasnya.
Selain penghargaan di bidang kehumasan, Diskominfo juga menyiapkan Lontara+ Award untuk mengapresiasi masyarakat sebagai pengguna aktif aplikasi serta OPD yang dinilai responsif dalam menindaklanjuti laporan dan pengaduan warga melalui platform tersebut.
Lontara+ merupakan aplikasi digital yang dikembangkan Pemkot Makassar sejak 2025 untuk mengintegrasikan berbagai informasi dan layanan pemerintahan. Platform ini juga menjadi salah satu kanal masyarakat dalam menyampaikan persoalan perkotaan, seperti banjir dan genangan, kemacetan, hingga kebutuhan penanganan kebencanaan.
Roem mengungkapkan, hingga saat ini Lontara+ telah mencatat lebih dari 76 ribu pengguna dengan total lebih dari 3,9 juta aktivasi aplikasi.
Platform tersebut juga telah menerima lebih dari 20 ribu pengaduan masyarakat. Dari jumlah itu, sebanyak 18.819 aduan telah diselesaikan atau mencapai tingkat penyelesaian sebesar 91,7 persen.
Capaian tersebut dinilai menunjukkan peran teknologi digital dalam membantu pemerintah merespons berbagai kebutuhan dan persoalan masyarakat secara lebih cepat.





