
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa transformasi digital di lingkungan Pemerintah Kota Makassar harus menghasilkan dampak nyata dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, bukan sekadar menjadi agenda seremonial yang berulang setiap tahun.
Penegasan tersebut disampaikan Munafri saat membuka High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Makassar Tahun Anggaran 2026 yang dirangkaikan dengan Launching Proyek Perubahan Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026, di Aston Hotel Makassar, Jalan Sultan Hasanuddin, Senin (13/7/2026).
Dalam arahannya, Munafri menekankan bahwa digitalisasi harus mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, akuntabilitas, serta mempercepat pelayanan publik. Menurutnya, implementasi digitalisasi tidak boleh berhenti pada tahap perencanaan dan pembahasan tanpa realisasi yang jelas.
“Saya butuh data dan progres dari digitalisasi ini. Hampir setiap tahun kita membahas hal yang sama, tetapi hasilnya belum benar-benar terlihat. Yang dibutuhkan sekarang adalah implementasi yang nyata,” tegas Munafri.





