EducationLifestyle

Ilmuwan China Buktikan Teori Alam Semesta Berusia 87 Tahun, Buka Jalan Baru untuk Mengungkap Misteri Materi Gelap

SOLUSIMEDIA.ID, BEIJING — Setelah puluhan tahun hanya menjadi hipotesis di atas kertas, sebuah teori lama tentang cara partikel berinteraksi di alam semesta akhirnya berhasil dibuktikan.

Terobosan ini dicapai oleh para ilmuwan China, yang sukses mengonfirmasi teori fisika berusia 87 tahun melalui eksperimen modern berpresisi tinggi.

Teori tersebut pertama kali dikemukakan pada 1939 oleh fisikawan Soviet Arkady Migdal. Ia menyatakan bahwa ketika partikel netral bertabrakan dengan inti atom, tumbukan itu dapat memicu pelepasan elektron dari atom.

BACA JUGA  Unhas Catat Kontrak Ekspor Senilai 8.4 M pada Cafex Expo di Mesir

Selama hampir sembilan dekade, gagasan ini diyakini secara matematis, tetapi belum pernah diamati secara langsung dalam eksperimen.

Kini, berkat kemajuan teknologi deteksi partikel, tim peneliti dari China berhasil menunjukkan bahwa fenomena tersebut benar-benar terjadi.

Dengan menggunakan perangkat eksperimen yang sangat sensitif, para ilmuwan mampu menangkap sinyal pelepasan elektron yang sesuai dengan prediksi teori Migdal. Hasil ini menjadi bukti langsung pertama yang menguatkan teori tersebut.

Penemuan ini memiliki arti penting bagi dunia sains, terutama dalam upaya memahami materi gelap — komponen misterius alam semesta yang tidak bisa dilihat secara langsung, tetapi diyakini membentuk sebagian besar massa kosmos.

BACA JUGA  TP PKK Kota Makassar Terima Kunjungan Studi Tiru TP PKK Kota Gorontalo

Lihat Semua

1 2Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button