
Danny mengatakan potensi zakat di Kota Makassar ini bisa mencapai Rp1,4 Triliun. Olehnya itu, ia berharap kerja-kerja RT/RW yang telah dilantik sebagai amil perseorangan dapat membantu menemukan potensi-potensi zakat yang belum terjamaah.
“Ini hasil diskusi kami dengan Baznas dan terwujud hari ini. Kalau potensi zakat ini bisa tersentuh Insya Allah masyarakat kota Makassar dapat lebih sejahtera dan penyaluran zakat bisa merata,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan zakat ini menjadi salah satu faktor pendukung utama dalam perkuatan keimanan umat yang juga merupakan visi misi Danny.
“Saya mengajak agar semua masyarakat dapat memperkuat dan menjaga agama masing-masing. Zakat ini menjadi penopang agar kita tidak mudah terpecah belah antar umat,” tuturnya.
Sementara, Pimpinan BAZNAS RI, Korwil Indonesia Timur KH. Achmad Sudrajat, Lc dalam sambutannya mengatakan penobatan ini karena melihat kota Makassar di bawah kepemimpinan Danny Pomanto sangat konsen dalam penyaluran zakat.
“Jadi kami dan tim dipusat memperhatikan grafik ada kota yang sumbangsih zakatnya terus naik siginifikan bahkan tertinggi di Indonesia. Yaitu Kota Makassar. Karenanya kita berinisiasi untuk mendaulat Wali Kotanya menjadi Duta Baznas,” sebutnya.





