
“LKPM ini pun terus dilaksanakan karena tujuannya untuk melihat proses bagaimana geliat usaha di daerah dan pertumbuhan ekonomi melalui usaha-usaha. Banyak aspek yang melatarbelakangi, dan acara hari ini di hadiri oleh 100 Badan Usaha yang hadir dari berbagai bidang usaha” katanya.
Selain itu, LKPM ini menjadi indikator untuk melihat bagaimana pertumbuhan ekonomi, kemudahan berusaha dan berinvestasi di suatu daerah. Selain itu, untuk melihat prospek suatu daerah untuk jadi ruang investasi.
Untuk triwulan II nilai investasi yang masuk sekitar Rp517 miliar. Untuk triwulan I juga sekitar angka Rp1.6 trilliun, sehingga hingga saat ini angka investasi yang masuk sekitar Rp2.13 triliun.
“Target kita diangka Rp6,5 triliun. Meski demikian kita masih optimis, pada triwulan III dan IV bisa kita kejar karena ada PSEL dan beberapa lainnya,” tuturnya.





