
“Jam operasional di Fuel Terminal beroperasi selama 24 jam dengan tetap memperhatikan aspek HSSE. Serta untuk memperlancar distribusi dari Fuel Terminal ke SPBU, kami menambah Mobil Tangki dengan spot charter sehingga kebutuhan masyarakat terpenuhi,” tambah Fahrougi.
Fahrougi juga menyampaikan kondisi umum stok LPG di Sulawesi Selatan dalam kondisi yang aman, “Stok di Integrated Terminal Makassar per Kamis (17/10) sebanyak 8,6 ribu Metric Ton dan telah ditambah penyaluran LPG ke masyarakat. Dengan adanya tambahan tersebut masyarakat diminta untuk tidak panic buying, membeli LPG di Pangkalan/Agen resmi Pertamina, karena sudah tentu terjamin kualitas dan juga harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET),” tandasnya.





