MakassarNews

Anak Jadi Korban Terbanyak, DPPPA Makassar Perkuat Sistem Perlindungan

SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Selama periode Januari hingga Mei 2025, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar melalui UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) mencatat 265 kasus kekerasan yang menimpa perempuan dan anak.

Dari jumlah tersebut, kekerasan terhadap anak mendominasi dengan 146 kasus. Data ini menjadi pengingat bahwa isu perlindungan anak masih memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak.

DPPPA Makassar menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat layanan penanganan, pendampingan, serta upaya pencegahan melalui kerja sama lintas sektor.

BACA JUGA  Wali Kota Appi Usul Bantuan Subsidi Listrik Bagi Warga Pulau Masuk Rekomendasi Muskomwil Luar Biasa APEKSI Komwil VI

“DPPPA Makassar melalui UPTD PPA terus hadir aktif dalam merespons laporan kekerasan. Dari 265 kasus, anak perempuan dan anak laki-laki menjadi kelompok yang paling rentan,” ujar Ketua Tim Reaksi Cepat (TRC) UPTD PPA Makmur.

Kasus kekerasan terhadap anak (KTA) menempati porsi tertinggi, yakni 146 kasus, yang terdiri dari 98 anak perempuan dan 48 anak laki-laki.

Sementara itu, kekerasan terhadap perempuan (KTP) tercatat sebanyak 39 kasus, disusul oleh 28 kasus anak berhadapan dengan hukum (ABH), dengan mayoritas pelaku adalah anak laki-laki.

BACA JUGA  Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan XII Kunjungi ke MPP Kabupaten Gowa

Lihat Semua

1 2Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button