
Apresiasi pun datang dari berbagai pihak, salah satunya Sekretaris Daerah Enrekang, Suparman P, S.H., yang menyatakan, “Kegiatan ini bukan hanya edukasi, tapi investasi masa depan untuk ekonomi daerah. Kami harap pesan keuangan bijak ini sampai ke seluruh lapisan masyarakat.”
Kepala Desa Mandatte, Alimin Darisa, juga menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan OJK menjadikan desanya sebagai lokasi pelaksanaan program EKI. “Ini peluang besar untuk mendorong ekonomi desa lewat literasi dan inklusi keuangan,” ujarnya.
Respons positif turut datang dari kalangan pendidikan. Kepala SMP Negeri 1 Enrekang, M. Syawal Wandi, menyambut baik pelatihan ini sebagai bekal penting generasi muda menghadapi tantangan ekonomi digital.

Hal senada disampaikan Kepala SMA Negeri 2 Enrekang, Sukayono, yang menilai edukasi ini krusial agar siswa tidak terjebak dalam jebakan keuangan digital yang menyesatkan.
Melalui kegiatan ini, OJK berharap terjadi peningkatan pembukaan rekening pelajar serta penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk sektor produktif di Enrekang.
Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, edukasi ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya keuangan cerdas, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, dan mengangkat potensi ekonomi lokal secara berkelanjutan.





