Bahaya Pornografi, DP3A Edukasi Orang Tua Untuk Waspada dan Tetap Lindungi Anak-Anak

Menurutnya, edukasi ini menjadi sangat penting dan relevan. Apalagi dengan kehadiran beberapa unsur masyarakat, TIM PKK sebagai garda terdepan keluarga, Majelis Taklim, tokoh masyarakat dan agama sebagai panutan, serta perwakilan forum anak yang akan menjadi agen perubahan.
Terlebih Peran orang tua sangat penting dalam melindungi anak-anak dari bahaya pornografi.
Dengan edukasi yang tepat, orang tua dapat membantu anak-anak memahami bahaya pornografi dan bagaimana cara menghindarinya.

Selain itu, orang tua juga dapat memantau aktivitas online anak-anak dan memberikan batasan yang tepat untuk mengakses konten yang tidak pantas.
Dengan kerja sama antara orang tua, pemerintah dan masyarakat, Isnaniah yakin dapat menciptakan lingkungan yang aman dan sehat untuk anak-anak tumbuh dan berkembang.
“Saya berharap pemahaman tentang bahaya pornografi ini akan tersebar luas dan menjadi gerakan bersama. Kita akan membekali diri dengan pengetahuan tentang bagaimana pornografi merusak anak, bagaimana mengenali tanda-tandanya, dan yang terpenting, bagaimana cara menghindarinya,” harapnya.
Kegiatan ini digelar selama dua hari yakni dimulai pada tanggal 20-21 Agustus 2025. Dengan menghadirkan narasumber Tim TRC UPTD PPA, Abu Talib, Direktur PKBI, Andi Iskandar. (*)





