
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Buntut Aksi Demo DPR RI, Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo mengambil tindakan tegas dan akan memanggil pimpinan Tiktok dan Meta Indonesia.
Hal ini dilakukan Angga karena adanya konten provokatif yang beredar pada platform tersebut yang menimbulkan disinformasi, fitnah dan kebencian (DFK).
Maraknya konten yang menyuarakan aspirasi masyarakat namun bersifat provokasi membuat demokrasi di Indonesia melemah, teknologi AI yang banyak disalah gunakan memicu penyimpangan informasi.
Beberapa konten fabrikasi yang dihasilkan oleh AI dan mengandung unsur DFK juga mendapat tempat di media sosial, viral di berbagai media sosial, yang pada akhirnya memicu sentimen negatif. Kerusakan yang ditimbulkan kadang sulit diperbaiki karena publik awam menganggapnya konten tersebut benar.
“Harusnya dengan sistem mereka, mereka juga sudah bisa lihat, oh ini by AI, oh ini enggak benar, oh ini palsu. Harusnya sudah bisa langsung by sistem mereka sudah langsung di-take down,” tutur Angga.
Di sisi lain, ia menegaskan, penghapusan konten alias takedown untuk konten yang jelas-jelas disinformasi, fitnah, dan kebencian bukan bermaksud untuk membungkam dan menghalangi kebebasan berekspresi. Masyarakat tetap bisa menyampaikan aspirasi dan pendapat dalam koridor yang lebih baik usai mampu mendapatkan informasi yang lebih utuh.





