
“Tidak hanya menyelamatkan diri sendiri, tetapi juga bisa menolong orang lain,” tambahnya.
Wakil Wali Kota, Aliyah Mustika Ilham, mengapresiasi program SALAMA sebagai langkah nyata membangun generasi muda yang tangguh.
“Dengan adanya program ini, kita berharap anak-anak di Makassar memiliki pengetahuan, kesiapan, dan keberanian menghadapi situasi darurat dengan bijak,” jelasnya.
Kepala BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli, menyampaikan bahwa SALAMA merupakan salah satu dari delapan inovasi kebencanaan yang digagas pihaknya.
Program ini akan diikutsertakan dalam lomba inovasi tingkat nasional dengan harapan mampu meraih prestasi sekaligus memperoleh dukungan pendanaan dari pemerintah pusat maupun BNPB.
“Ini baru langkah awal. Tujuh inovasi lainnya insya Allah segera menyusul,” pungkasnya.
Meski terlaksana tanpa anggaran khusus, kegiatan ini mendapat dukungan luas berbagai pihak.
Para pelajar tidak hanya menerima teori, tetapi juga praktik lapangan, termasuk rescue dan water rescue.
BPBD berharap, melalui inovasi SALAMA, masyarakat Makassar semakin sadar pentingnya kesiapsiagaan bencana sehingga kota dapat semakin tangguh dan resilien.





