MakassarNews

Wali Kota Munafri Dialog Bersama Cipayung Plus, Tawarkan Program Inklusif

Kegiatan ini bukan hanya sebatas ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian terhadap kondisi demokrasi dan sistem hukum perpolitikan Indonesia.

Peserta saling bertukar pandangan, menyampaikan saran, hingga menawarkan solusi konstruktif bagi arah pembangunan bangsa, khususnya di Kota Makassar.

Munafri menekankan, kolaborasi antara pemerintah, aparat, mahasiswa, hingga seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam menghadapi tantangan pembangunan dan dinamika demokrasi.

Ia menjelaskan bahwa Makassar sebagai kota metropolitan di Kawasan Timur Indonesia memiliki posisi strategis dengan jumlah penduduk sekitar 1,4 juta jiwa.

BACA JUGA  Makassar Masih Unggul di Sulsel, Kemendagri Tekankan Inovasi Harus Merata di Semua OPD

“Makassar ini adalah pintu gerbang Timur Indonesia. Arus urbanisasi begitu deras, arus informasi dan kegiatan sangat padat,” jelasnya.

“Ini semua menjadi tantangan bagi pemerintah kota untuk mengatur sistem pemerintahan yang harus berjalan dengan baik,” tambahnya.

Pria yang akrab disapa Appi itu juga menekankan pentingnya sinergi. Menurutnya, pemerintah tidak mungkin mampu menyelesaikan seluruh problematika tanpa dukungan penuh dari berbagai pihak.

“Pemerintah butuh Polri, butuh TNI, butuh pedagang, butuh mahasiswa, butuh semuanya. Semua harus saling menopang, karena hanya dengan kekuatan bersama, pembangunan bisa berjalan efektif,” tegasnya.

BACA JUGA  Perwakilan Makassar Berkibar di MTQ Maros, 31 Kafilah Masuk Final Siap Rebut Juara Umum

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4 5 6Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button