

Capaian ini menjadi bukti nyata tingginya komitmen masyarakat Bontoala dalam mendukung tata kelola sampah yang lebih baik.
Berbagai tenant dan komunitas penggiat lingkungan turut meramaikan kegiatan ini, antara lain Manggala Tanpa Sekat, Rumah Kreasi Ceceng, Tumpuk Sampah, serta Payabo.
Kehadiran mereka memberi ruang edukasi kepada masyarakat terkait daur ulang, pengolahan eco-enzyme, hingga pemanfaatan sampah secara kreatif dan berkelanjutan.
Selanjutnya, talkshow menghadirkan narasumber Dr. Eng. Irwan Ridwan Rahim, S.T., M.Si. dari Dewan Lingkungan dan Juardi, selaku Sub Koordinator Edukasi, Promosi, Monitoring & Evaluasi Persampahan.
Diskusi tersebut menyoroti pentingnya edukasi berkelanjutan, kolaborasi lintas sektor, serta pemahaman masyarakat mengenai regulasi persampahan dan informasi terkait lomba kelurahan.
Kegiatan juga dilengkapi dengan workshop Langkah Kita dari Rappo: Recycle Plastic, yang memberikan pengetahuan praktis mengenai pengelolaan sampah plastik menjadi produk yang lebih bermanfaat.
Antusiasme masyarakat Kecamatan Bontoala menjadi catatan positif dalam rangkaian Jelajah Sampah Makassar 2025.





