
Dalam periode pembangunan 2025–2029, Pemerintah Kota Makassar mengusung visi mewujudkan kota yang unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan.
Visi tersebut dijabarkan melalui sejumlah misi strategis, mulai dari penguatan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pembangunan infrastruktur berkeadilan, hingga penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional.
Sebagai wujud konkret keberpihakan kepada masyarakat, Pemkot Makassar menjalankan Program Prioritas Sapta Mulia.
Program ini diarahkan untuk memberikan dampak langsung bagi warga, di antaranya pembebasan iuran sampah, pemberian seragam sekolah gratis bagi peserta didik baru, serta pemasangan sambungan PDAM gratis bagi masyarakat.
“Bagi sebagian warga, pengurangan pengeluaran sekecil apa pun sangat berarti. Inilah cara kami menjaga daya beli masyarakat,” ungkap Munafri.
Di sektor tata kelola pemerintahan, Pemkot Makassar melakukan konsolidasi sistem digital dengan menyatukan ratusan aplikasi layanan ke dalam satu platform terpadu Makassar Super Apps “Lontara Plus”.
Selain itu, pembangunan stadion sepak bola melalui APBD juga didorong sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu menggerakkan sektor UMKM, jasa, dan pariwisata.





