
Menurutnya, Makassar dipilih karena memiliki keunggulan dalam tata kelola pemerintahan, kuliner, pariwisata, serta nilai sejarah yang kuat.
Di akhir pertemuan, kedua pihak sepakat bahwa pertukaran pengalaman antardaerah menjadi langkah penting dalam mendorong pembangunan yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan di masing-masing wilayah.
(*)





