
“Kami memberikan dukungan penuh kepada Tim SAR Unhas yang sejak awal telah terlibat langsung dalam operasi pencarian. Ini adalah wujud nyata kepedulian Universitas Hasanuddin terhadap misi kemanusiaan,” ujarnya pada Senin, 19 Januari 2026.
Ia juga menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah jatuhnya pesawat tersebut serta harapan agar seluruh proses pencarian dan penyelamatan dapat berjalan dengan lancar.
“Atas nama Universitas Hasanuddin, kami turut prihatin atas bencana ini. Semoga operasi SAR berjalan lancar dan seluruh personil yang bertugas senantiasa diberikan keselamatan,” tambahnya.
Hingga kondisi terkini, operasi SAR masih terus berlangsung. Tim gabungan telah menemukan sejumlah serpihan pesawat di lokasi yang sulit dijangkau dan mengevakuasi satu korban, sementara pencarian terhadap korban lainnya terus dilanjutkan dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan seluruh personel di lapangan.
Operasi pencarian ini melibatkan kolaborasi multi sektor yang terdiri atas Basarnas sebagai koordinator, TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, BMKG, AirNav, relawan, komunitas pendaki, serta perguruan tinggi, termasuk Universitas Hasanuddin. Seluruh unsur bekerja dalam sistem komando terpadu guna memastikan koordinasi berjalan efektif.





