EducationMakassarNews

Peneliti FIKP Unhas Lakukan Riset Ekosistem Bawah Laut Bersama OceanX dan BRIN

Pada etape kedua, terdapat 16 peneliti dari sejumlah institusi selain Unhas, antara lain Institut Teknologi Bandung, Hokkaido University, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indo Ocean Foundation, University of Rhode Island, dan Universitas Padjadjaran. Kolaborasi lintas institusi ini diharapkan memperkuat kualitas data, kedalaman analisis, serta pertukaran keahlian antar tim dalam studi laut dalam.

“Dari berbagai topik kajian dalam misi ini, tim Unhas menyoroti keterkaitan gunung laut dengan proses oseanografi dan produktivitas ekosistem. Kami mengumpulkan sampel air dan sedimen pada beberapa zona kedalaman. Pengambilan sampel sedimen mengikuti struktur gunung laut yang terletak pada kedalaman 4000m dari permukaan dengan dari puncak, lereng atas, lereng bawah, hingga bagian dasar,” jelas Jamal.

BACA JUGA  Unhas Sanksi Empat Sekolah,Lulusan Dilarang Daftar Maba Selama Tiga Tahun

Menurut Jamaluddin, laut dalam umumnya memiliki massa air yang berlapis dan relatif stabil. Namun, ketika arus berinteraksi dengan morfologi gunung laut, stratifikasi tersebut dapat terganggu sehingga memperkuat pencampuran dan pertukaran vertikal.

“Proses ini penting karena nutrien yang selama ini ‘terkunci’ di lapisan lebih dalam berpotensi terdorong ke kedalaman yang lebih dangkal melalui proses upwelling,” tambah Jamal.

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button