
Dalam acara peresmian museum, Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc, mengungkapkan apresiaisi yang tinggi atas perhatian dari pimpinan FK Unhas terhadap sejarah fakultas.
“Untuk memahami Unhas hari ini, kita tidak dapat melepaskan sejarah perjalanannya. Uniknya, sejarah Unhas itu berasal dari sejarah fakultas-fakultasnya. Fakultas Kedokteran, misalnya, menyimpan banyak catatan berharga tentang sejarah Unhas, karena fakultas ini sudah lebih dahulu ada sebelum Unhas secara resmi berdiri,” kata Prof. JJ.
Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Unhas, Prof. Haerani Rasyid menjelaskan bahwa inisiatif untuk membangun museum kedokteran di Unhas sudah lama, namun baru dapat diwujudkan sekarang. Dirinya terinspirasi dari kampus-kampus besar di dunia.
“Biasanya, koleksi museum fakultas kedokteran itu ada yang menampilkan sejarah fakultasnya, ada juga yang menayangkan koleksi anatomi, atau sejarah kedokteran secara umum. Di Unhas, kami coba menggabungkan koleksinya, sehingga dapat menjadi sumber edukasi,” kata Prof. Haerani.
Usai penandatanganan prasasti peresmian oleh Rektor Unhas, selanjutnya dilakukan kunjungan terhadap koleksi museum oleh jajaran pimpinan Unhas, Majelis Wali Amanat, dan Senat Akademik.





