
Namun, Pemerintah Kota Makassar masih mengkaji formula yang tepat agar program tersebut dapat ditingkatkan ke depan.
“Berdasarkan laporan, memang belum ada penambahan insentif untuk pemandi jenazah. Saat ini bagian Kesejahteraan Rakyat masih mencari formula agar program ini bisa ditingkatkan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan Tajdidul Imam, KH Sudirman, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Makassar atas dukungan yang selama ini diberikan dalam menunjang kegiatan sosial dan pelayanan kemanusiaan yayasan.
“Pertama-tama kami mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah selama ini. Alhamdulillah, kerja sama dengan Yayasan Tajdidul Imam sudah berjalan dengan baik, dan tahun ini kami kembali mendapatkan bantuan berupa hak pinjam pakai mobil ambulans, sesuai dengan regulasi yang berlaku,” ujar KH Sudirman.
Ia berharap ke depan kerja sama antara pemerintah dan yayasan dapat terus ditingkatkan, khususnya dalam pemenuhan perlengkapan operasional serta dukungan bagi tenaga kesehatan, terutama para pemandi jenazah.
“Jumlah pemandi jenazah kami lebih dari 100 orang. Risiko kecelakaan cukup besar, sehingga kami berharap adanya perlindungan seperti asuransi kecelakaan dan jaminan hari tua bagi teman-teman pejuang kemanusiaan di yayasan ini,” tuturnya.





