
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat di Provinsi Sulawesi Selatan seiring dengan pertumbuhan positif pada sektor pasar modal dan industri keuangan non-bank (IKNB).
Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch. Muchlasin, menyampaikan bahwa berbagai program edukasi keuangan terus dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan yang aman dan legal.
“Periode Ramadan identik dengan meningkatnya aktivitas ekonomi dan transaksi masyarakat. Oleh karena itu, momentum ini dimanfaatkan untuk memperluas literasi keuangan agar masyarakat semakin memahami produk dan layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujarnya.
Selain sektor perbankan, kinerja Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) di Sulawesi Selatan juga menunjukkan perkembangan yang beragam namun tetap berada pada jalur pertumbuhan yang positif.
Penyaluran pembiayaan perusahaan pembiayaan tumbuh sebesar 0,14 persen, sementara modal ventura mencatat pertumbuhan 7,97 persen.
Pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor fintech peer-to-peer lending yang meningkat sebesar 34,56 persen.





